Tentang Kami




Edukasi Pra Nikah Kudamba Samawa Bagi Calon Pengantin di Indonesia


Pernikahan merupakan fitrah setiap manusia. Manusia diciptakan Allah SWT sebagai makhluk yang berpasang-pasangan. Setiap jenis membutuhkan pasangannya. Seorang lelaki membutuhkan wanita, begitu pun sebaliknya, wanita membutuhkan lelaki. Ini adalah fitrah yang berikan kepada manusia. Menikah merupakan salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW. Bukan di agama Islam saja, setiap agama apapun menjadikan pernikahan sebagai sarana menyatukan antara dua orang (perempuan dan laki-laki). Islam telah menganjurkan kepada manusia untuk menikah karena di dalamnya ada banyak hikmah.


Dalam pandangan Islam, pernikahan adalah akad yang diberkahi. Di mana seorang lelaki menjadi halal bagi seorang wanita begitu pula sebaliknya. Mereka memulai perjalanan hidup berkeluarga yang panjang, dengan saling cinta, tolong menolong dan toleransi. Tujuan pernikahan adalah untuk mendapatkan ketenangan dalam hidup karena iklim dalam rumah tangga yang penuh dengan kasih sayang dan mesra. Namun, proses membina pernikahan yang sakinah, mawadah dan warahmah serta bahagia sering tidak semulus yang dibayangkan oleh kebanyakan pasangan. Saat ini banyak kasus ketidakharmonisan rumah tangga berujung pada perceraian dan angka perceraian saat ini menunjukkan peningkatan yang tinggi, terutama pada usia pernikahan kurang dari 5 tahun dan banyaknya kasus kekerasan dalam rumah tangga merupakan sebab dikeluarkannya Keputusan Menteri Agama dan juga Surat Edaran dari Dirjen Bimas Islam. Peraturan tersebut mengamanatkan bahwa pengetahuan tentang pekawinan haruslah diberikan sedini mungkin, sejak sebelum berlangsungnya perkawinan, yaitu melalui bimbingan perkawinan bagi calon pengantin atau pendidikan pra nikah.

 

Pendidikan Komprehensif Edukasi Pra Nikah Kudamba Samawa

 

Program Pendidikan Pra Nikah ini biasanya dimasukkan ke dalam salah satu proses dan prosedur perkawinan dan akan diikuti oleh calon pengantin yang mau menikah. Materi pelajaran yang meliputi tata cara dan prosedur perkawinan, pengetahuan agama, peraturan perundang-undangan di bidang perkawinan dan keluarga, hak dan kewajiban suami istri, mempersiapkan kesehatan reproduksi dan seksual calon pengantin, Infeksi Menular Seksual, HIV AIDS, persiapan kehamilan dan pentingnya program keluarga berencana (KB), serta cara meningkatkan pendapatan keluarga. Edukasi pra-nikah ini adalah pemberian bekal pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam waktu singkat kepada catin (calon pengantin) tentang kehidupan rumah tangga.


Tujuan dan sasaran Edukasi Pra Nikah Kudamba Samawa

 

Tujuan edukasi ini dilakukan adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang kehidupan rumah tangga dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawadah dan warahmah serta mengurangi angka perceraian. Para calon pengantin adalah sebagai kelompok sasaran program ini. Edukasi Pra Nikah ini mengedepankan aspek pengetahuan yang dapat mempengaruhi pembentukan sikap dan perilaku dalam menjalankan kehidupan berumah tangga, sehingga cita-cita semua pasangan suami isteri untuk mendapatkan keluarga yang Sakinah Mawadah dan Warahmah tercapai.

 

Edukasi Pra-Nikah ini merupakan pendidikan singkat yang komprehensif dan dirancang seefektif mungkin, mengedepankan materi-materi yang berkaitan dengan kehidupan berumah tanggga yang berkualitas dengan menghadirkan nara sumber yang professional di bidangnya. Melalui edukasi ini juga, kami berupaya membantu agenda pemerintah (Kantor Kementerian Agama dan Kantor Urusan Agama) dalam menyukseskan program bimbingan perkawinan di Indonesia.

 

Materi Edukasi Pra Nikah KUDAMBA SAMAWA

  1. Dasar Hukum Agama dan Hakekat Perkawinan

Materi pertama, sebagai materi dasar yang mengangkat hukum dan nilai agama,  juga merupakan langkah awal dan pondasi rumah tangga yang akan dibangun oleh calon pasangan pengantin untuk mencapai keluarga dambaan yang Sakinah Mawadah dan Warahmah.

  1. Hak dan Kewajiban Suami Isteri

Merupakan materi yang membahas tentang hak-hak apa saja yang dimiliki pasangan suami isteri serta kewajiban yang harus dijalankan dalam menjalankan peran  sebagai suami dan isteri dalam mewujudkan keluarga yang Sakinah Mawadah dan Warahmah. 

  1. Mempersiapkan Kesehatan Reproduksi dan Seksual Calon Pengantin

Materi ketiga, merupakan isu sensitif dan menarik yang berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan menjaga kesehatan reproduksi dan seksual yang berkaitan dengan hak yang dimiliki setiap individu sebagai pasangan suami isteri.

  1. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Materi keempat, adalah Infeksi Menular Seksual, merupakan penyakit menular yang berkaitan dengan aktifitas seksual. Pasangan suami isteri wajib mengetahui informasi tentang IMS karena berpengaruh pada kualitas kehidupan seksual pasangan. IMS perlu mendapat perhatian karena dapat menyebabkan infeksi pada organ reproduksi dan mudah menularkan kepada pasangan. 

  1. HIV AIDS

Materi kelima, informasi HIV AIDS sangat penting untuk diketahui pasangan suami isteri mengingat angka kasus HIV AIDS di Indonesia yang terus meningkat dan ibu hamil merupakan salah satu kontributor peningkatan kasus HIV AIDS di Indonesia. Pencegahan dapat dilakukan agar tidak menularkan kepada pasangan maupun anak yang akan dilahirkan dari ibu yang telah terinfeksi HIV.

  1. Kanker Serviks

Materi keenam, informasi kanker serviks sangat perlu diketahui bagi pasangan suami isteri yang aktif secara seksual. Deteksi dini kanker serviks penting untuk dilakukan karena penyakit ini menjadi salah satu penyakit berbahaya bagi wanita.

  1. Mempersiapkan Kehamilan dan Keluarga Berencana

Materi ketujuh, adalah pengetahuan dan keterampilan calon pasangan dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat serta pengetahuan dalam penentuan pilihan alat kontrasepsi yang aman dan nyaman.

  1. Meningkatkan Pendapatan Keluarga

Materi kedelapan, adalah bentuk strategi atau cara mendapatkan penghasilan tambahan dalam upaya meningkatkan pendapatan, yang akan membawa kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga.

 

Nilai Tambah Edukasi Pra Nikah Kudamba Samawa


Dalam pengembangan model Edukasi Pra Nikah Kudamba Samawa, materi dan metoda penyampaian materi menggunakan isu materi dan teknik yang menarik dan terkini serta sesuai dengan kebutuhan calon pasangan pengantin yang akan berguna dalam membangun rumah tangga yang akan dibina.